Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2015

Jadwal KBM Update 30 Januari 2015

Jadwal KBM Madrasah Diniyah Wahid Hasyim (Update 30 Januari 2015).



Download


 Jadwal berlaku mulai hari Jum'at, 30 Januari 2015

Jadwal KBM Update 16 Januari 2015

Jadwal KBM Update 16 Januari 2015. Jadwal berlaku mulai hari Jum'at, 16 Januari 2015. Hubungi pengurus Madin atau melalui ketua kelas untuk mendapatkan informasi tentang Madrasah Diniyah Wahid Hasyim.



Artikel Revolusi Bumi Politik

Revolusi Bumi Politik
Penolakan Ahok sebagai gubenur Jakarta, sudah tidak asing lagi di telingga kita. Banyak pihak yang menolaknya namun ada pula yang mendukung . Hal ini merupakan hal wajar.  Perbedaan tersebut disebabkan karena mereka memiliki sudut pandang dan dasar acuan yang berbeda- beda. Pihak yang menolak  Ahok sebagai gubenur Jakarta disebabkan mereka berpandangan dengan ranah pribadi atau golongannya saja. Sedangkan mereka yang mendukung Ahok berpandangan dengan ranah public. Kelompok yang kontra terhadap Ahok sebagai gubenur Jakarta. Berpandangan dengan ranah pribadi dan golongannya saja. Mereka menggunakan dasar agama dan menggunakan  al-qur’an dengan sudut pandang normatif. Sehingga kaku dan sempit tanpa melihat realitas yang dihadapi saat ini. Seperti kita tahu Indonesia bukanlah negara Islam melainkan negara hukum. Berazaskan Bhineka Tunggal Ika. Negara multikural yang terdapat banyak ras, suku, agama dan budaya. Jadi kita harus toleransi dengan pluralisme tersebut, sela…

Al Yaqiinu Laa Yuzaalu bissyakkin

اليقين لا يزال بالشك (Al Yaqiinu Laa Yuzaalu bissyakkin)
Di dalam kaidah yang lima ( القواعد الخمس ) ada salah satu kaidah yang berbunyi “al yaqiinu la yuzaalu bissyakkin”. Secara bahasa, ( اليقين ) adalah kemantapan hati atas sesuatu. Adapun ( الشك) secara bahasa artinya adalah keraguan. Maksudnya adalah apabila terjadi sebuah kebimbangan antara dua hal yang mana tidak bisa memilih dan menguatkan salah satunya, namun apabila bisa menguatkan salah satunya maka hal itu tidak dinamakan dengan ( الشك ). Sedangkan, menurut Al mukarrom KH. Jalaludin As-suyuti, arti kaidah tersebut secara harfiah adalah “keyakinan tidak bisa dihilangkan karena adanya keraguan”. Menurut hemat penulis, bahwa kaidah ini sangat penting untuk dibahas karena merupakan kaidah yang berisi tentang al-yaqin dan asy-syakk. Imam As-Suyuthi menyatakan: “kaidah ini mencakup semua pembahasan dalam Fiqih, dan masalah-masalah yang berkaitan dengannya mencapai ¾ dari subyek pembahasan fiqih”. (As-suyuthi, Al-Asybah Wa An-Nadzai…

Tidak Boleh Melakukan Sesuatu yang Membahayakan

Tidak Boleh Melakukan Sesuatu yang Membahayakan Oleh: Muhammad Iqbal Rahman (‘Ulya A) لا ضرر ولا ضرار Artinya: “Tidak boleh berbuat sesuatu yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain.”
Kaidah ini diambil dari sabda Rasulullah Saw. dengan rawi Ibnu ‘Abbâs Radliyallahu ‘anhu yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad, Ibnu Mâjah, dan lainnya.[1] Kekuatan dalil kaedah fiqhiyah yang terambil langsung dari nash Rasulullah Saw. jauh diatas kekuatan sebuah kaedah fiqhiyyah yang bukan diambil langsung dari sabda beliau.[2] Kaedah diatas mempunyai cakupan yang lebih luas, yaitu menghilangkan kemadlarotan yang berhubungan dengan diri sendiri maupun orang lain, baik dia yang memulai maupun saat membalas kejahatan orang lain.Kaidah ini merupakan kaedah umum mencakup pelbagai macam aspek, mulai dari makanan, pergaulan, muamalah dan lain sebagainya. Berdasarkan kaidah ini, dapat kita ketahui bahwa dlarar (melakukan sesuatu yang membahayakan) dilarang dalam ajaran agama Islam. Maka, tidak halal bagi seorang …

Galau Memilih Kuliah atau Nikah

Nama   :Roma Wijaya Kelas   :Ulya (A) Galau Memilih Kuliah atau Nikah             Dalam menjalani kehidupan yang fana’ ini kita sering dihadapkan pada suatu permasalahan yang sama, namun bertentangan dengan kenyataannya. Pepatah Inggris mengatakan “life is choice” hidup adalah pilihan, inilah realitas kehidupan yang pasti kita jalani dalam ehidupan sehari – hari.             Tema ini sangat penting untuk mengetahui mana yang lebih diutamakan antara kedua hal tersebut. Dalam mengkaji hal tersebut kita ambil kaidah fiqih , yaitu: الْمُتَعَدِّى اَفْضَلُ مِنَ الْقَاصِرِ “Pekerjaan yang bermanfaat bagi orang lain (sosial) lebih diutamakan daripada pekerjaan yang bersifat individual.”             Kaidah tersebut menjelaskan bahwa apabila seseorang dihadapkan dengan masalah yang membuatnya bimbang , maka yang diambil yang bersifat sosial. Dalam masalah tentang tema ini mengkajinya yang berdasarkan kaidah tersebut.             Ketika kita sudah lulus dari tingkat pendidikan SMA dan sederajat, kita …

Hukum Menjadi Pegawai Di Diskotik

Nama   :Roma Wijaya Kelas   :Ulya (A) Hukum Menjadi Pegawai Di Diskotik Pada era globalisasi ini banyak sekali perkembangan – perkembangan pola hidup barat  yang mempengaruhi pola kehidupan masyarakat Indonesia,  khususnya yang berada di daerah perkotaan. Mereka lebih cepat terkontaminasi oleh gemerlap dan gaya dunia barat. Salah satu dari pengaruhnya ialah di daerah perkotaan banyak tempat – tempat yang menjadi titik central kehidupan yang cnta dunia yang dibawa oleh dunia barat. Hal ini pun dijadikan tempat lahan untuk memperkerjakan masyarakat lokal agar mendapatkan pekerjaan. Walaupun tempat tersebut yang disebut dengan diskotik menjadi lahan pekerjaan bagi para pengangguran yang berada di daerah perkotaan, namun hal ini justru menjadi problem bagi umat muslim yang menjadi pengangguran kemudian mereka bekerja di tempat tersebut. Bagaimana hukumnya bekerja di tempat seperti itu yang menjadi pusat kemaksiatan. Apalagi pada malam hari, tempat tersebut menjadi tempat para pelacur yang aka…

Lokalisasi Prostitusi Dilihat dari Kaidah Fiqhiyah

Oleh : Ekmil Lana Dina Asrama : Non Pondok , Kontak : 085712461668  LOKALISASI PROSTITUSI         Penyetujuan atas lokalisasi prostitusi menuai kontroversi. Sikap Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menyetujui lokalisasi prostitusi bertujuan untuk mengurangi penyebaran HIV/AIDS yang semakin mewabah di Indonesia. Hasil Bahtsul Masail Diniyah Lembaga Kesehatan NU tentang Penanggulangan HIV-AIDS menjadi dasar atas penyetujuan lokalisasi prostitusi.     Menurut Ketua Pengurus Pusat Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) dr Imam Rajidi SpOG, perkataan beliau ketika menyetujui lokalisasi prostitusi seperti ini “Kalau dilokalisir, lama-lama pelacurnya akan habis dengan sendirinya.”[1] Pernyataan tersebut dilontarkannya ketika jumpa pers Pertemuan Evaluasi Program Penanggulangan HIV dan AIDS di Jakarta. Efek negatif perzinaan dapat dikurangi dengan terwujudnya lokalisasi prostitusi. Namun justru terdapat anggapan bahwa hal tersebut sama dengan menghalalkan adanya perzinaan. Sebagaimana yang d…