Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2015

Sabtu Pagi, 25 April 2015

Oleh Nashihah El-Abif

Ini adalah salah satu dari tulisan dalam "Seri Dawuh Bapak Jalal di Sabtu Pagi" Tulisan lainnya dapat diakses web Madrasah Diniyah Wahid Hasyim dibawah label "Ngaji Pak Kyai" madin.ppwahidhasyim.com/search/label/pakkyai

Pagi ini jam ngaji menjadi lebih panjang dari biasanya, mungkin karena waktu memulainya yang agak mundur. Jadi untuk menggenapkan menjadi satu jam, Bapak mengakhirkan waktu selesainya ngaji. Meski tidak ada pembacaan Hizib Bayumi, pagi ini begitu banyak mutiara yang disampaikan Bapak.

Pengajian Mukhtashor Ihya’ ‘Ulumuddin telah memasuki Bab Faqir dan Zuhud. Sapaan pertama yang disampaikan mushonnif adalah nukilan ayat “يا ايها الناس انتم الفقراء الى الله”, penyampaian ini seperti diharapkan oleh mushonnif sebagai permulaan untuk mengartikan faqir. Iya, faqir yang dalam pembahasan fiqih diartikan sebagai “orang yang tidak memiliki pekerjaan/penghasilan tetap untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.” Pengertian ini dibedakan dari mi…

Mutlak Dan Muqoyyad

A.Mutlaq Kata mutlaq secara sederhana berarti tiada terbatas. Dalam bahasa Arab, kataمـطـلـــق berarti yang bebas, tidak terikat. اَلْمُطْلَقُ مَا دَلَّ عَلىَ فَرْدٍ اَوْأَفْرَادٍشَائِــــعَـةٍ بِدُوْنِ قَـيْــــدٍ مُسْتَقِــلٍّ لَفْــــــظا “Mutlaq adalah perkataan yang menunjukkan satu atau beberapa objek yang tersebar tanpa ikatan bebas menurut lafal.” Contoh dari lafal mutlaq adalah dalam firman Allah swt (QS. Al-mujadilah [58]: 3) yang menjelaskan tentang kifarat  bagi seseorang yang telah melakukan perbuatan zihar terhadap istrinya: {وَالَّذِينَ يُظَاهِرُونَ مِنْ نِسَائِهِمْ ثُمَّ يَعُودُونَ لِمَا قَالُوا فَتَحْرِيرُ رَقَبَةٍ مِنْ قَبْلِ أَنْ يَتَمَاسَّا} [المجادلة: 3] Kata roqobah (seorang budak) pada ayat tersebut tidak diikuti oleh kata yang menerangkan jenis budak yang disyaratkan untuk dimerdekakan sebagai kifarat zihar, sehingga ayat ini berlaku mutlaq. Oleh karena itu, pengertian ayat ini adalah kewajiban untuk memerdekakan seorang budak dengan jenis apapun juga, baik yang mukm…

Mujmal dan Mubayyan

A.MUJMAL 1.Pengertian Mujmal Mujmal ialah suatu lafadz yang belum jelas,yang tidak dapat menunjukkan arti sebenarnya apabila tidak  ada keterangan lain yang menjelaskan. Penjelasan ini disebutalbayan. Ketidakjelasan ini disebut ijmal. 2.Contoh Lafadz Mujmal Contoh lafadz yang mujmal, sebagaimana firman Allah: وَالْمُطَلَّقَاتُ يَتَرَبَّصْنَ بِأَنْفُسِهِنَّ ثَلَاثَةَ قُرُوءٍ...Perempuan yang diceraikan suaminya, menantikan iddahnya tiga quru.’”(Q.S. al-Baqarah[2]: 228). Lafadz quru’ ini disebut dengan mujmal karena mempunyai dua makna, yaitu haid dan suci. Kemudian mana di antara dua macam arti yang dikehendaki  oleh ayat tersebut maka diperlukan penjelasan, yaitu bayan. Ini adalah contoh yang  ijmal dalam lafadz tunggal. Contoh dalam lafadz yang murakkah (susunan kata-kata) sebagai berikut: ...أَوْ يَعْفُوَ الَّذِي بِيَدِهِ عُقْدَةُ النِّكَاحِ... “Atau orang yang memegang ikatan pernikahan memaafkan.”(Q.S.Al-Baqarah [2]: 237). Dalam ayat  tersebut masih terdapat ijmal tentang menentukan siapa …