Langsung ke konten utama

Imtihan Semester Genap

1. Terkait Penyelesaian Hafalan & Penulisan Kitab

Pengumpulan Penulisan Kitab & Surat Bukti Selesai Hafalan DI-SERAH-KAN kepada perwakilan Kelas/ Ketua kelas yang telah ditunjuk oleh Pengurus Madin. Sebagai berikut:

No.
Kelas
Nama
No.HP
Asrama
1
Kelas ‘Idadiyyah A
Muh. Afrizal
08972926913
Utsman
Kelas ‘Idadiyyah B
Siti Inganatut Thoyyibah
085647083554
An-Najah
Kelas ‘Idadiyyah C
Mahmudah Asrifatun
089648935934
AHC - 2

2
Kelas Ula A
Nurwanto
085601073877
Utsman
Kelas Ula B
Indri Puspita Rini
083827550555
Al-Hidayah
Kelas Ula C
Rifqiyyatush Sholihah
085606394145
Halimah

3
Kelas Wustho A
Khoirul Azam
085786036856
Utsman
Kelas Wustho B
Badrotus Sholihah
08989879770
Al-Hikmah
Kelas Wustho C
Nurjannah
085743364221
Al-Hikmah

Keterangan:
1.      Adapun Hafalan:
·         Kelas ‘Idadiyyah       : Tahlil, Surat Yaa-Siin & Surat Al-Mulk
·         Kelas Ula                    : Surat An-Nas-Adl-Dluha, Surat Al-A’la & Al-Ghosyiyah
·         Kelas Wustho            : Qowa’idul Fiqhiyyah-Tamat
·         Setoran Hafalan bisa langsung dengan pengampu pendamping Qirtub & Hafalan, bisa langsung dengan Ketua kelas masing-masing (Lihat nama-nama diatas).
2.      Adapun Penulisan Kitab:
·         Kelas ‘Idadiyyah       : Kitab Sullamut taufiq dari Hlm. 44 sampai Akhir (Faslun- Wa
   Min Ma’aashil Qalbii….)
·         Kelas Ula                    : Kitab Mabadi’ul Fiqhiyyah bagian Juz 4
3.      Surat bukti selesai hafalan di tandatangani oleh Ustadz/ah pengampu Pendampingan Qirtub & Hafalan (Silakan menghubungi Ustadz/ah Pendamping Masing-masing). Dan untuk Pengumpulan Penulisan Kitab langsung diserahkan oleh perwakilan kelas (Lihat nama-nama diatas) yang kemudian akan di Ceklist.
4.      Surat bukti selesai hafalan bisa di unduh di website madin.ppwahidhasyim.com
5.      Batas Akhir pengumpulan Surat bukti selesai hafalan dan Penulisan Kitab kepada masing-masing perwakilan Kelas Maksimal tanggal 3 Juni 2015.
6.      Surat bukti selesai hafalan dan Penulisan Kitab sudah diserahkan kepada pengurus Madin tanggal 4 Juni 2015.
7.      Dengan masa tenggang yang lama, mohon santri untuk memanfaatkan waktu & segera menyelesaikan kewajiban-kewajiban terkait Hafalan & Penulisan Kitab
8.      Nama-nama yang tidak memenuhi syarat minimal kehadiran 75% (sebagaimana terlampir) tidak bisa mengikuti Imtihan Semester Genap & mengulang dikelas yang sama.
9.      Jika ada hal-hal yang perlu ditanyakan, silakan menghubungi Pengurus Madin.


Yogyakarta, 18 Mei 2015



2. Skema Kenaikan Kelas Madin

 1. KEHADIRAN 75 %
KEHADIRAN MENJADI SYARAT UTAMA IMTIHAN, UNTUK MEMASTIKAN KAMU TELAH MENGIKUTI MATERI SEBELUM NAIK KE KELAS YANG LEBIH TINGGI

2. MEMENUHI SYARAT HAFALAN & TULIS
·      KELAS ‘IDADIYYAH          : TAHLIL, SURAT YAA-SIIN & SURAT AL-MULK
·      KELAS ULA                       : SURAT AN-NAS-ADL-DLUHA, SURAT AL-A’LA & AL-GHOSYIYAH
·      KELAS WUSTHO  : QOWA’IDUL FIQHIYYAH-TAMAT
PENULISAN KITAB:
·         KELAS ‘IDADIYYAH        : KITAB SULLAMUT TAUFIQ DARI HLM. 44 SAMPAI AKHIR (FASLUN- WA MIN MA’AASHIL QALBII….)
·         KELAS ULA                    : KITAB MABADI’UL FIQHIYYAH BAGIAN JUZ 4

3. MENGUMPULKAN PERANGKO
TRADISI MADIN ADALAH NILAI TERBAIKMU AKAN DIKIRIMKAN KE ORANG TUA DI RUMAH. SERAHKAN PERANGKO DAN TULIS ALAMAT YANG JELAS DI AMPLOP YANG DISEDIAKAN MADIN

4. UJIAN SEMESTER
NILAI UJIAN SEMESTER DITENTUKAN OLEH MASING-MASING PENGAMPU DIRASAH. HUBUNGI USTADZ/USTADZAH JIKA IZIN ATAU BERHALANGAN IMTTIHAN UNTUK MENDAPAT TUGAS PENGGANTI

5. KELAS BARU

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mujmal dan Mubayyan

A.MUJMAL 1.Pengertian Mujmal Mujmal ialah suatu lafadz yang belum jelas,yang tidak dapat menunjukkan arti sebenarnya apabila tidak  ada keterangan lain yang menjelaskan. Penjelasan ini disebutalbayan. Ketidakjelasan ini disebut ijmal. 2.Contoh Lafadz Mujmal Contoh lafadz yang mujmal, sebagaimana firman Allah: وَالْمُطَلَّقَاتُ يَتَرَبَّصْنَ بِأَنْفُسِهِنَّ ثَلَاثَةَ قُرُوءٍ...Perempuan yang diceraikan suaminya, menantikan iddahnya tiga quru.’”(Q.S. al-Baqarah[2]: 228). Lafadz quru’ ini disebut dengan mujmal karena mempunyai dua makna, yaitu haid dan suci. Kemudian mana di antara dua macam arti yang dikehendaki  oleh ayat tersebut maka diperlukan penjelasan, yaitu bayan. Ini adalah contoh yang  ijmal dalam lafadz tunggal. Contoh dalam lafadz yang murakkah (susunan kata-kata) sebagai berikut: ...أَوْ يَعْفُوَ الَّذِي بِيَدِهِ عُقْدَةُ النِّكَاحِ... “Atau orang yang memegang ikatan pernikahan memaafkan.”(Q.S.Al-Baqarah [2]: 237). Dalam ayat  tersebut masih terdapat ijmal tentang menentukan siapa …

Batasan Aurat Menurut 4 Madzhab

Disususn oleh: 1.Sofi Salma Latifah 2.Tsalitsa kamallina 3.Siti Rojiatul  Alawiyah 4.Siti Khanifah 5.Usailatu W
BAB 1 PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Telah kita ketahui bahwa aurat wanita alaha dari ujung kepala hingga ujung kaki kecuali, wajah dan telapak tangan. Tetapi banyak wanita yang menyalah gunakan aturan itu. Banyak diantara mereka yang enggan menutup seluruh bagian dari aurat mereka karena beberapa alasan.
Kita tahu bahwa salah satu ciri yang dapat ditunjukkan wanita muslimah adalah menjaga aurat atau menutup aurat. Tetapi dijaman sekarang ini banyak wanita yang enggan memakai jilbab baik menutup kepala atau aurat. Mereka sudah terpengaruh oleh dunia model yang semakin lama semakin mencemaskan bagi kaita semua.
Oleh karena itu, kondisi yang demikian ini merupakan suatu kemunduran bagi akhlak wanita muslimah. Dalam masalah berjilbab atau menutup aurat ini para wanita banyak yang mencari-cari alasan agar bisa terlepas dari syariat atau mennemukan pembenaran bahwa tidak …

Hukum Menjadi Pegawai Di Diskotik

Nama   :Roma Wijaya Kelas   :Ulya (A) Hukum Menjadi Pegawai Di Diskotik Pada era globalisasi ini banyak sekali perkembangan – perkembangan pola hidup barat  yang mempengaruhi pola kehidupan masyarakat Indonesia,  khususnya yang berada di daerah perkotaan. Mereka lebih cepat terkontaminasi oleh gemerlap dan gaya dunia barat. Salah satu dari pengaruhnya ialah di daerah perkotaan banyak tempat – tempat yang menjadi titik central kehidupan yang cnta dunia yang dibawa oleh dunia barat. Hal ini pun dijadikan tempat lahan untuk memperkerjakan masyarakat lokal agar mendapatkan pekerjaan. Walaupun tempat tersebut yang disebut dengan diskotik menjadi lahan pekerjaan bagi para pengangguran yang berada di daerah perkotaan, namun hal ini justru menjadi problem bagi umat muslim yang menjadi pengangguran kemudian mereka bekerja di tempat tersebut. Bagaimana hukumnya bekerja di tempat seperti itu yang menjadi pusat kemaksiatan. Apalagi pada malam hari, tempat tersebut menjadi tempat para pelacur yang aka…